Untuk
memperluas akses pendidikan di Kabupaten Temanggung, Dinas Pendidikan
Kabupaten Temanggung pada tahun 2006 merencanakan untuk membuka Unit
Sekolah Baru di Kecamatan Tembarak, tepatnya di Dusun Mantenan, Desa
Greges, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung. Lahan yang disediakan
merupakan Tanah Bengkok Desa luas 15009 meter persegi. Untuk
melaksanakan kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan menunjuk Tim
Perencana, Pengawas, dan Tim Pendiri. Tim Perencana dan Pengawas
diketuai oleh Bapak Mubadi dari unit kerja Dinas Cipta Karya Kabupaten
Temanggung, sedangkan sebagai ketua Tim Pendiri adalah Bapak Suratman,
S.TP, MP dari unit kerja SMK Negeri 1 Temanggung.
Pembangunan
SMK Negeri Tembarak dimulai pada tanggal 22 Januari 2007. Peletakan batu
pertama dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Temanggung.
Dana untuk pembangunan bersumber dari dana Imbal Swadaya Pemerintah
Pusat. SMK Negeri Tembarak diresmikan oleh Menteri Pendidikan Nasional
pada hari Sabtu, tanggal 16 Februari 2008. SMK Negeri Negeri Tembarak
mulai menerima siswa baru pada tahun ajaran 2007/2008.
SMK Negeri
Tembarak memberikan kesempatan kepada lulusan SMP/MTs dan yang sederajat
untuk melanjutkan sekolah di SMK Negeri Tembarak, adapun program
keahlian yang dibuka adalah program keahlian Elektronika Industri dan
Rekayasa Perangkat Lunak.
Era globalisasi menyebabkan terjadinya
persaingan bebas diberbagai bidang kehidupan manusia, kemajuan teknologi
industri dan komunikasi begitu cepat sehingga membutuhkan sumber daya
manusia berkualitas yang memiliki kompetensi berstandar Internasional
agar dapat berkompetitif secara global.
SMK Negeri Tembarak
sebagai lembaga pendidikan mempersiapkan anak didiknya untuk
menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang berstandar Internasional,
dituntut untuk memelaksanakan proses pembelajaran yang sesuai dengan
standar kompetensi yang dipersyaratkan sesuai dengan kebutuhan dunia
usaha/dunia industri, serta perkembangan teknologi.
Metode yang
diterapkan dalam proses belajar mengajar adalah metode yang dapat
mendorong siswa belajar secara Proaktif, Aktif, Inovatif, Kreatif, dan
Menyenangkan, semua guru didorong untuk menggunakan Powerpoint.